Makan Siang, yukk…

Standard

26.Jul.2016 Sudah menjelang jam 12 siang Aku whatsapp (wa) Ike, bilang mau makan siang dulu. Ike bilang ikut. Jam 12 lewat sedikit meluncurlah kami ke kawasan MMTC.

Awalnya aku pengen makan sop. Teringat di RM Kamang Jaya ada menu sop daging, tapi porsinya gede, sementara Ike Cuma pengen ngemil karena jam 10-an baru aja makan nasi. Pas liat gambar mie aceh, eh tiba-tiba jadi pengen makan mie aceh. Ike bilang di MMTC ada mie aceh yang enak, namanya coffee shop Suramadu.

Setelah duduk di tempat yang kami inginkan, pelayan memberikan buku menu. Wah, makanan dan minumannya beragam. Ada sop juga. Tapi aku tetap pilih mie aceh special (22rb), dimasak kering. Minumnya aku pesan jus kedondong (10rb). Ike pesan pisang goreng susu keju (9rb) dan jus sirsak (10rb).

Ketika pesanan kami datang, untuk harga yang hemat itu, rasa makanan dan minumannya bisa dibilang enak. Rasa Mie aceh spesialnya pas di lidah, jus kedondong dan jus sirsaknya juga ok. Pisang gorengnya cukup bikin surprise, satu porsi isinya 5 buah dengan ukuran sedang. Muraah dan enak.

Sayangnya tak satupun menu yang kami pesan itu kami foto *lupa ritual sebelum makan*

Aku lihat hp sudah menunjukkan jam 1 siang. Aku panggil pelayan untuk pesan take away teh tarik panas (10rb), sekalian minta bill nya. Setelah diinfokan ke kasir, si cici kasir (pemilik rumah makan ini, kayaknya) mengeluarkan rincian tagihan dan pelayan menyerahkan ke meja kami. Total semua pesanan kami 61rb. Aku cek detailnya, oke semua.

Ike mengeluarkan uang 20rb, aku membuka tas untuk mengambil dompet. Eh.. dompetku kok ga ada.. Wadooh. Uang di dompet Ike juga ga cukup untuk bayar tagihan. Untung di sebelah rumah makan ada mart franchise yang ada ATM-nya, jadi Ike ke sana untuk ambil duit dulu. Duh malu aku dilihat pelayan yang antar bill yang masih nungguin di meja.

Lima menit kemudian Ike balik ke meja untuk mengabarkan kalo uang di mesin ATM-nya habis. Heh? Kok bisa kebetulan gini? Aku ke mobil sebentar untuk cek manatau dompetku ketinggalan di mobil, ga ada juga. Di mobil Cuma ada uang 7rb.. pusing pala Barbie.

Aku menemukan ide. Tanya ke cici kasir-nya ‘bisa ga kalo kami transfer aja? Dompet saya ketinggalan sementara ATM sebelah ga ada uangnya’. Cici jawab ‘ga bisa transfer. Sudahlah gapapa, ntar bayarnya pas lewat sini lagi aja..’. Wah, mana boleh gitu, bisikku dalam hati.

Mencoba cara lain, menelepon teman kampus yang mungkin masih di luar dan dekat dengan kami. Telpon ke H, ga bisa dihubungi. Akhirnya nelpon C, diangkat, dan aku jelaskan masalahnya, sayangnya dia lagi jauh dari lokasi kami. Hiks.. mau minta tolong sapa lagi.

Akhirnya dengan sangat terpaksa minta tolong staff perpustakaan yang ada di kampus. Ike menelepon blio, pinjam uang 50rb dan minta tolong office boy (OB) lain untuk mengantarkan uang tersebut ke kami yang masih di coffee shop. Jam 1.45 siang case closed. Puji Tuhan🙂

Tagihan 61rb, bayar 70rb, kembaliannya 9rb kami belikan pisgor susu keju untuk OB yang sudah berpanas-panasan mengantarkan uang 50rb itu. Biarpun rada malu, aku mungkin akan kembali lagi ke RM ini dalam waktu dekat. Enak dan murah sihhh… tapi next time pastikan dulu bawa dompet sebelum pesan makanan/minumannya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s