Unfriend

Standard

Mengapa ya manusia bisa sebegitu bencinya dengan orang/oknum/sosok yang tidak pernah dijumpainya, tidak pernah dikenalnya secara pribadi? Hanya karena berita lama yang ditelan bulat-bulat tanpa memeriksa kebenarannya, hanya karena perbedaan keyakinan.

Mengapa ya ada orang yang bisa mengeluarkan kata-kata hinaan tentang Tuhan atau nabi orang lain yang berbeda dengan sosok Tuhan atau nabi yang dia yakini? Padahal dia tidak kenal dengan yang sosok yang dia hina itu. Mungkin benar peribahasa tak kenal maka tak sayang.

Ada beberapa teman di fb ku yang sering bikin komen ‘menyerang’ kaum minoritas di Negara ini atas artikel yang dia baca lalu di-share. Artikel yang di-publish oleh media abal-abal yang memang berniat membesarkan perbedaan keyakinan. Senin lalu, aku begitu kesalnya membaca komen salah satu temanku di fb ini dan berniat meng-unfriend-kannya.

Sebelum aku melaksanakan niatku itu, tiba-tiba pemikiran ini melintas: ‘Daripada kamu misuh-misuh dalam hati terhadap temanmu ini, merasa kesal karena pemikirannya yang begitu sempit, mengapa tidak kau bawa dia di dalam doa mu? Agar pemikirannya diubahkan. Agar dia mengenalKu’

Yang kemudian terjadi adalah aku tidak jadi menghilangkan dia dari pertemanan fb :) justru membawa namanya dalam doaku. Setelah namanya, di hari-hari berikutnya nama-nama lain yang aku tahu tidak menyukai Pribadi yang aku sembah yang aku bawa dalam doa. Semoga keresahan yang mereka rasakan atas pribadi yang mereka hina itu, justru membangkitkan keingintahuan mereka untuk mengenalnya. Dan Dia sudah ada di sana :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s