Bawang Putih Tunggal

Standard

Berawal dari membaca share teman atas status orang lain di fesbuk tentang satu resep ramuan herbal yang tampak sangat mudah. Browsing sana sini ternyata artikel ini sudah banyak di-share di berbagai web. Di bawah ini cuplikan artikelnya:j

image

Aku ceritakan tentang ramuan ini ke Bi Uda, dan Bi Uda tertarik untuk mencoba. Manatau sakit amandel-nya bisa sembuh dengan konsumsi ramuan ini. Mamak juga mau.

Hari Minggu yang lalu (31 Mei 2015) mulailah aku berburu bawang putih tunggal (BPT). First stop di Carefour Padang Bulan. Keliling daerah bumbu, hanya menemukan bawang putih biasa. Tanya mbak yang jaga, katanya ga ada jual.
Masih semangat, kupacu motorku ke pajak (pasar) sore. Kutanyakan kepada pada penjual bumbu, ternyata ga ada yang jual. Akhirnya ketika melewati pedagang kembang, iseng bertanya, eh ternyata ibunya jual. Tapi..kaget pas dengar harganya dipatok 35rb/100gr, ga bisa kurang. Aku lihat bawang nya juga dah agak kering. Sambil senyum aku bilang, ntar dulu ya Bu.. Kok mahal bangeettt??

Masih berharap, aku meneruskan perjalanan ke Brastagi Supermarket. Ketika tiba di tempat ini, lagi rame benar. Keliling-keliling lagi, ga nemu. Pas tanya ke mbak yang jaga, jawabnya ‘di penjual kembang lah Kak’. Ihh… Akhirnya pulang dengan membawa pepaya 1 buah dan 2 bungkus quaker (yang lagi promo harganya).

Aku cerita kegagalan mendapatkan BPT ini ke Mamak dan Bi Uda. Kata Mamak, di pasar Pancur Batu pasti ada.

Kemaren (3 Juni 2015) akhirnya aku meluncur ke Pancur Batu mencari BPT. Setelah tanya sana sini, ketemu satu penjual yang punya BPT. Dia tanya mau beli berapa biji? Aku bingung, kok jualnya satuan. Aku bilang mau beli sekitar 100gram, ada raut senang di wajah ibu penjual. Dia bilang harga nya 50rb per 100 gram. Whaatttt?? Beuh, emang mahal ternyata BPT ini. Aku tawar 35rb, ga dikasih. Berlalulah aku dari si ibu penjual, dan 5 menit kemudian berlabuh di lapak yang lain. Aku liat wujug BPT yang segar. Ibu penjual bilang harganya 80rb per 100gr dan ga bisa kurang *pingsan*.

Kenapa sih ramuan ini ga pake bawang putih biasa ajaaaa?

Aku pun pulang dari pancur batu dengan menenteng kentang 1kg dan tomat 1/2kg, hehhe.. Dan dari penjual sayur tersebut aku dapat info bahwa BPT biasanya emang dijual per biji, jarang yang beli per 100 gram karena harganya emang mahal banget.

Menuju ke rumah aku pengen beli buah dan sayur di pasar dekat rumah. Pada kakak penjual buah langganan, aku cerita kalau aku lagi nyari BPT. Dia bilang, BPT ada di situ (nunjuk ke penjual kembang). Secercah harapan muncul lagi.

Datang ke penjual kembang, dia bilang harganya 2rb per biji. Kalau mau beli 100gr harus pesan dulu karena dia ga punya stock. Harganya 40rb per 100gr. Tetap aja mahal, tapi akhirnya aku pesan juga dengan kasih panjar 20rb rupiah. Semoga dapat BPT yang segar.

Oh BPT-ku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s