Pemberita yang rendah hati

Standard

14.Des.2014 Hari ini aku ibadah minggu di GKI kp. Keling. Senang lihat dekorasi Natal dalam gereja. Cantiiikk..

image

Dekorasi Natal yang cantiiikk..

Firman Tuhan yang dibagikan oleh Pdt. Eka Helena adalah dari Yohanes 1:6-8; 19-28 mengenai jawaban Yohanes Pembabtis yang rendah hati tentang siapa dirinya yang dipertanyakan oleh ahli Taurat.
Rendah hati adalah karakter yang diinginkan oleh Allah atas anak-anaknya. Namun di zaman sekarang ini sangat sulit untuk mendapatkan orang dengan karakter rendah hati karena manusia cenderung ingin menunjukkan kekuatan/kemampuan yang dimilikinya. Yohanes adalah tokoh yang telah disiapkan Tuhan untuk menyatakan tentang Yesus Kristus. Selama 400 tahun sebelumnya tidak ada nabi/tokoh sentral di kalangan orang Israel sehingga saat itu bangsa Israel dalam masa krisis identitas nasional. Kehadiran Yohanes yang berbeda seakan-akan menjadi jawaban bagi orang Israel yang sedang menantikan Mesias yang dijanjikan. Namun Yohanes menegaskan setudaknya 3x bahwa dirinya bukanlah mesias yang dinantikan  itu.
Yohanes menolak anggapan bahwa dirinya adalah mesias, padahal mesias adalah ‘pangkat tertinggi’ dalam bangsa Israel. Yohanes bahkan menyatakan dirinya sebagai orang yang berseru-seru di padang gurun. Di padang gurun angin kencang berhembus mengalahkan suara orang. Sehingga orang yang berseru pun terdengar sayup-sayup oleh orang lain. Yohanes pembabtis tidak menyatakan dirinya sebagai orang yang berseru dari langit. Lebih lagi Yohanes berkata bahwa membuka kasut mesias pun dia tidak layak.
Bandingkanlah dengan zaman  sekarang ini dimana kebanyakan orang ingin dianggap sebagai orang penting, bahkan mengaku-ngaku sebagai seseorang dengan jabatan A, B, C dll demi mendapatkan pengakuan dari orang lain.
Marilah kita bercermin pada karakter Yohanes yang rendah hati ini ketika kita ingin melakukan sesuatu untuk menyenangkan Tuhan. Selidikilah hati kita apakah yang kita lakukan adalah untuk memuliakan Tuhan atau sebenarnya hanya ingin mendapatkan pujian dari orang lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s