Rumahku

Standard

living room

Aku bersyukur. Sering saat duduk di ruang tamu rumahku dan menikmati suasana yang ada, aku diliputi keharuan. I have my own house. Masih kredit sih, tapi rumah ini milikku.

Aku masih suka merasa tidak menyangka bisa punya rumah. Padahal dulu aku sempat ragu untuk ambil KPR karena takut ga bisa bayar cicilan bulanannya. Untung kakakku terus ‘memaksa’ (dan juga bantu setengah dari DP minimal-nya, hehehe…) and now I am really  thanking her for pursuing me to have this house.

Masih ada 4 tahun sisa cicilan, tetapi aku melihat bagaimana 6 tahun yang sudah berlalu Tuhan mencukupkan sehingga dana selalu ada setiap bulan di tanggal pendebitan rekening. Aku belum berniat untuk memperbesar ukuran rumah, karena toh dengan ukuran yang sekarang aja sudah cukup besar bagi aku yang masih tinggal sendiri *capek bersih-bersihnya*

Eh, tapi masih berlaku ga sih pemikiran bahwa cowok single cenderung minder dekati cewek single yang sudah punya rumah? #ehhhhh….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s