Melek Pajak

Standard

Banyak orang yang (kadang) tidak menyadari (termasuk aku) membayar pajak sangat besar kepada Negara. Biasanya agak tersadar pada saat harus membuat laporan pajak tahunan orang pribadi. Saat itu baru bergumam ‘wah gede banget ya gaji gw dipotong pajak’.

Hari ini aku ikut tax planning training. Pembicara mengingatkan kembali bahwa dalam setahun, seseorang yang berpenghasilan bersih lebih dari 500juta, bisa jadi membayar pajak lebih dari 30% dari penghasilannya. Seperti diketahui sejak tahun 2010, tariff pajak penghasilan wajib pajak orang pribadi di Indonesia adalah maksimal 30%.

Yang sering dilupakan dan tidak disadari adalah bahwa pajak yang kita bayar bukan hanya Pajak Penghasilan (PPh). Masih ada jenis lain seperti Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10%, Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah (PPNBM, tarifnya 10%-70%), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB) 5%, Pajak Hiburan/Pajak Daerah (10%-30%) yang tidak bisa kita elakkan ketika membeli atau menikmati sesuatu. Misal beli rumah kena PPN, beli mobil kena PPN dan PPNBm, makan direstoran ke Pajak Daerah, dlsb. Padahal uang yang kita pakai  untuk membeli atau menikmati sesuatu itu sudah dipotong PPh terlebih dahulu.

Pembicara nanya ‘mau bayar pajak besar atau kecil??’. Ada yang menjawab besar, ada yang menjawab kecil. Aku termasuk yang menjawab besar. Mengapa? Pajak yang besar berarti kita punya penghasilan yang besar juga😀

Kemudian pembicara bilang ada caranya agar kita tidak harus membayar PPN atau PPNBM. Cara pertama: jangan beli apa-apa😀 Cara kedua adalah dengan menjadi Business Owner. Mengapa dengan menjadi business owner kita tidak perlu lagi membayar pajak-pajak yang lain? Pajak itu tetap dibayar, namun bukan dari kocek kita pribadi tapi dari kantong perusahaan. Beli mobil, laptop, dll dibeli oleh perusahaan. Ya, barang-barang tersebut akan menjadi aset perusahaan, namun kita yang menikmati. PPN yang dibayar perusahaan atas pembelian tersebut juga dapat menjadi prepaid tax dan bisa di-klaim kembali ke Negara.

Yuk jadi pebisnis yang melek pajak😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s