Hai Desember

Standard

Hai Desember…

Kamu begitu dinantikan karena kamu adalah bulan terakhir dalam tahun.  Bulan sukaria karena di pikiran kebanyakan orang (terutama perantau) kamu  identik dengan liburan, berkumpul bersama keluarga.

Kamu adalah bulan kemeriahan, bulan yang berisi ucapan syukur karena Eben-Haezer, sampai di sini Tuhan menolong kita.

Namun, ada yang berbeda saat aku menjalanimu tahun ini.

Rasa sedih yang masih (dan akan tetap) ada karena menyadari Bapak tidak akan kutemui saat pulang di ujung bulanmu kelak.

Aku kangen. Aku rindu Bapak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s