Pretty

Standard

Sejak Jese – one of my best friend – memberitahukan bahwa dia akan menikah bulan Oktober 2012, aku sudah bertekad untuk diet lagi: the kind of thing that always stay in mind, hehehe.. Alasannya jelas: aku ga mau kelihatan sebesar ikan paus di dalam foto. Apalagi kemudian Jese memberikan bahan kain kebaya. Semakin bulat tekadku untuk tampil agak langsing.

Sebenarnya sebelum trip ke Padang di bulan Mei 2012, aku juga menjalankan diet dengan alasan yang sama: biar foto-foto aku selama di trip tidak malu-maluin. Selesai trip Padang, makan aku mulai ga beraturan lagi dan berat badan pun melambung. Titik balik kesadaranku adalah sehari sebelum aku berangkat ke Yogya. Hari itu aku potong rambut. Pas nyampe rumah, ketika menatap di cermin, yang aku lihat adalah sosok bi uda-ku yang terkenal berbadan (sangat) gendut. Aku ketakutan.

Sepulang dari Yogya, aku langsung diet ketat. Hal pertama yang dilakukan adalah tidak minum kopi sachet 3 in 1. Hal yang sangat berat karena hari-hari sebelumnya tidak pernah satu hari berlalu tanpa kopi sachet. Lalu aku beli paket Diet Entra*** dari Kalbe Farma. Dalam paket itu terdapat susu yang dikemas dalam 14 plastik untuk konsumsi 7 hari dan satu botol tablet ‘carbo blocker’ sebanyak 30 butir (diminum 1 butir sebelum makan makanan dengan karbo tinggi).

Sungguh membosankan menjalankan diet ini. Namun niat tampil langsing di acara Jese cukup menguatkan aku. Paket Entra*** aku konsumsi cuma untuk 7 hari. Di bulan kedua, aku dapat informasi agar makan malam sebelum jam 6 malam. Aku coba untuk makan malam lebih awal. Setiap aku masak bekal ke kantor, langsung aku bagi dua sama rata untuk makan siang dan makan malam. Jadi sangat sering terjadi hingga kini, menu lunch dan dinner aku sama, hehehe..

Akhirnya hari H pun tiba. Pagi-pagi aku dah datang ke salon untuk hair do and make up. Harus ke salon karena aku ga mungkin lakukan sendiri berhubung blush on aja aku ga punya. Ketika nyampe gereja jam 9.30 pagi, aku ketemu Anita, teman Jese yang aku kenal dan juga dikasih bahan kebaya. Anita bilang aku singset. Yess!!

Untuk hari itu aku ijin datang siang ke bos, ga bisa cuti karena jam 2 siang ada meeting di kantor. Sebelum meninggalkan gedung resepsi,  aku ganti baju dan meluruskan lagi rambut (ga mungkin kan ke kantor dengan rambut sanggulan, hehhehe). Aku belum bisa cuci muka, tapi aku liat-liat make up aku cukup tipis kok, ga menor, jadi aku pede aja ke kantor.

Pas nyampe di kantor dan menuju meja, bos-ku terlihat surprise dengan tampilan mukaku dan ngomong dengan volume suara cukup kencang, sehingga teman-teman lain realize dan aku di-cie-cie deh, hahaha.. Aku langsung ambil laptop dan kabur ke ruang meeting. Selesai meeting, aku datang ke meja teman satu divisi untuk mengajaknya internal meeting. Tiba-tiba staff yang duduk di seberang mejanya nanya ke aku dengan muka bingung ingin tahu ‘Mbak Mala kan ya?’. Hahahha…

Menurut temanku, memang aku tampak beda banget. Wong biasanya ga pernah pake make up, tiba-tiba nongol dengan full make up. Malam hari aku ganti profil picture  BB dengan fotoku yang diambil pas resepsi Jese, juga unggah foto yang sama ke fesbuk. Foto yang kemudian menuai banyak pujian dari teman-teman yang melihatnya, hihihi… Senang deh usaha diet 3 bulan cukup berhasil😀

Well,  19 Oct 2012 is Jese’s wedding day, one of the happiest day in her life. Feel so happy for you Je. And I should admit that I really enjoy that day. I feel pretty.

Since this is a ‘narsis’ posting, I just put my pic that got many ‘likes’ from my friends. Enjoy :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s