Trip Akhir Tahun 2011 – Pattaya (2)

Standard

31 Desember 2011 Tidur lumayan nyenyak. Jam 8 pagi kami sudah turun ke restoran hotel untuk sarapan. Tetap donk ada sosis babi nya, hehhe…  di Hotel ini sepertinya tidak disediakan khusus (tempat) makanan halal, jadi sepertinya peserta trip yang muslim memilih menu roti aja untuk amannya.

Jam 9 pagi bis pun meninggalkan hotel. Tempat pertama yang dikunjungi pagi ini adalah Bee Farm Shop. Ini adalah toko yang menjual madu yang diproduksi oleh Thailand. Sepertinya toko ini salah satu partner Brilliant Tour karena sampai di sana kita sudah disambut dengan Marketing Leaderyang mempresentasikan produk-produk toko tersebut dalam bahasa Indonesia (aksennya sih Melayu..)

penghasil madu🙂

Seluruh peserta dimasukkan ke dalam ruangan yang telah diisi dengan kursi pas sejumlah banyak peserta. Lalu mulailah Marketing Leader menjelaskan mengapa madu yang mereka jual memiliki kualitas yang tinggi.

Madu yang baik itu (menurut marketing leader yang masih aku ingat): 1. Simpan dalam suhu ruangan. Jadi salah besar kalo sampai disimpan dalam kulkas karena khasiatnya banyak yang hilang. 2. Tuangkan madu ke piring/mangkuk, lalu tuangkan air di atasnya, apabila madu itu asli, akan tampak seperti sarang lebah bila piring itu digoyang-goyangkan.

Bukan hanya madu yang dijual, juga ada produk bivolen yang katanya sangat baik untuk mereka yang mau menurunkan berat badan. Aku kurang tertarik karena ga yakin cukup disiplin untuk makan produk tersebut. Harganya cukup premium dan rasanya tak enak pula, hahahah.. tapi ternyata ada juga yang jadi beli madu dan bivolen itu.

tiket masuk Nongnooch Village

Selesai dari toko madu, kami pun melanjutkan perjalanan ke Nongnooch Village. Ini adalah satu tempat wisata yang sangat yang luas yang dibangun secara khusus. Luasnya seperti TMII, berbukit-bukit tapi dibentuk menjadi tempat yang indah.  Sayangnya kami cuma sekitar 3 jam di tempat ini. Satu jam untuk melihat pertunjukan tari-tarian dan elephant’s show, 45 menit untuk makan siang dan sisanya untuk menjelajahi taman-taman yang dibuat khusus di tempat ini. Salah satu pertunjukan gajah yang menarik adalah gajah melukis di kaos. Hasilnya bagus loh. Kaos tersebut dijual dengan harga 250 baht. Bersama dengan 4 peserta lainnya aku naik kereta taman untuk keliling, dan akibatnya kami terlambat 15 menit dari waktu berkumpul yang ditentukan. Worthykok kalo seharian berada di tempat ini karena memang taman-tamannya indah sekali.

taman indah di halaman depan

sayang raja

Dari Nongnooch village kami pun kembali menuju Bangkok. Kami mampir di Dried Food Market yang menjual makanan kering, oleh-oleh khas Bangkok. Setiap makanan ada sample yang bisa kita icip. Di sini apa-apa dikasih pork, hahah..  ada satu pasangan peserta yang ingin beli bumbu tom yam. Satu plastik terdiri dari 12 sachets. Mereka ajak aku untuk sharing karena mereka sudah beli bumbu tom yam yang botolan.  Ya sudahlah, aku ikut aja. Meskipun bingung kapan akan dipakai dan bagaimana cara menggunakannya karena semua petunjuknya menggunakan bahasa Thailand. Ntar digugel aja. Di Dried Food Market ini banyak yang kalap belanja, ada yang sampai dua kardus. Aku? Cuma beli 3 jenis makanan saja😀

Puas (mereka) belanja dan (aku) icip-icip, kami pun meneruskan perjalanan. Masih ada satu toko yang akan kami singgahi sebelum sampai ke hotel di Bangkok. Toko perhiasan. Ini cukup unik. Tiba di toko, kami ‘digiring’ masuk ke satu ruangan untuk menonton film dokumenter tentang batu-batu perhiasan. Menurut video itu, setiap bulan kelahiran ada batu perhiasan yang mewakili. Bulan kelahiranku dilambangkan dengan sapphire yang menjadi  lambang pikiran jernih, biasa digunakan sebagai sumber perlindungan bagi mereka yang bepergian. Batu safir juga memberikan kedamaian dan kebijaksanaan😉

Setelah lihat-lihat sebentar koleksi perhiasan *yang aku tak sanggup beli*, aku langsung menyeberang ke ruangan di depannya yang berupa souvenir shop, hahaha.. Di sini ada dijual coklat dengan beraneka rasa. Akhirnya borong coklat deh untuk oleh-oleh. Karena dah out of baht, akhirnya gesek kartu kredit deh.

Keluar dari jewelry shop, kami pun melanjutkan perjalanan menuju hotel di Bangkok. We’re gonna celebrate New Year’s Eve in Bangkok!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s