Trip Akhir Tahun 2011 – Pattaya (1)

Standard

Pattaya Floating Market

30 Des 2011 Kurang lebih jam 4 sore kami sudah memasuki wilayah Pattaya. Tempat pertama yang dikunjungi adalah Pattaya Floating Market, yaitu sebuah pasar yang dibangun di atas danau (yang sepertinya danau buatan) yang menjual beragam makanan dan souvenir Thailand. Bangunan tersebut terbuat dari papan/kayu. Ada juga yang langsung berjualan dari atas sampan.

Di lantai bangunan dibuat tanda panah dengan warna merah dan hijau. Tanda panah hijau menunjukkan  arah ke luar pasar (exit). Tanda panah ini cukup efektif membuat kita bisa menjelajahi pasar tanpa harus merasa takut kesasar.

Hijau menunjukkan rute ke luar

Untuk masuk ke pintu pertama kita harus melewati jembatan. Di situ tersedia sampan sewaan bila kita ingin mengitari kawasan pasar terapung ini dengan bersampan ria. Juga ada juru foto yang mengambil foto kita ketika melewati jembatan ini. Sekeluarnya kita dari pintu exit, akan ada yang menawari foto kita yang sudah dicetak dan diletakkan dalam bingkai. Harganya 450 baht. Aku ga ambil foto ini *soale sebelumnya sudah beli souvenir foto di Wat Arun dan bajunya sama, hehehe…*

Harga souvenir di tempat ini lebih mahal dibanding tempat-tempat sebelumnya yang kami datangi. Kalo untuk makanan sih cukup murah. Aku beli semacam kue basah. Harganya sekitar 20 baht, bisa dapat hampir 10 buah.

Puas berkeliling (dengan jalan kaki tentunya), aku keluar dari Floating Market. Ambil foto sana sini sambil menunggu peserta yang lain. Sempat juga minta foto berdua dengan Bibi Sembiring (sekarang aku manggil istri Pak Tamba dengan sebutan Bibi, seperti  panggilan ke saudara perempuan Mamak, karena sama-sama beru Sembiring).

Dari Floating Market kami langsung menuju Vogue hotel  (tempat kami menginap malam ini) untuk drop tas dan bersih-bersih sejenak. Disuruh mandi kucing aja ama Sukma, hehehe..soale  waktunya terlalu mepet kalo semua peserta pengen mandi karena kami sudah beli tiket untuk nonton Alcazar Show jam 8 malam, sedangkan sebelumnya kami harus makan malam dulu, hehehe..

Alcazar show: 750 baht/person

Makan malam di salah satu resto yang cukup  besar. Menunya standar, ga ada yang istimewa. Tak sampai satu jam, kita sudah balik ke bis lagi untuk lanjut ke Alcazar Show. Hampir semua peserta trip ikut nonton. Tiket sudah dipesan dari sejak kami berada  di Kuala Lumpur, jadinya kita bisa dapat tempat duduk yang strategis. Dapat di tengah dan tidak jauh dari panggung (pas di belakang bagian VIP class).

pose di depan patung @ Alcazar Show

Alcazar Show adalah pertunjukan tari-tarian yang 90% dibawakan oleh MasMbak (waria). Pertunjukan dimulai ontime. Semua tempat duduk terisi penuh. Dari anak-anak sampai yang tua ngumpul semua. Petugas beberapa kali memperingatkan penonton untuk tidak merekam pertunjukan tersebut. Pasti ada saja lah penonton yang bandel. Secara harga tiket masuknya aja lumayan mahal, 750 baht/orang.

Well, bisa dibilang MasMbak yang tampil di sini minimal 80% mirip wanita. Cukup banyak tarian yang mereka tampilkan selama 1 jam pertunjukan. Yang 99% mirip wanita adalah MasMbak yang bergaya ala penyanyi Jepang.  Muka dan body-nya mulus. Tak ada jakun😀

Selesai pertunjukan , beberapa MasMbak dengan baju kebesaran mereka keluar gedung pertunjukan untuk memberi kesempatan bagi pengunjungan yang ingin foto bersama. Mereka semangat melambai-lambai tangan mengajak foto. Ada yang bilang, MasMbak yang pake mahkota di kepalanya, berarti dia sudah pernah menang kontes kecantikan di kalangan MasMbak. Sebelum foto, harus memberi 40 baht dulu ke MasMbak yang ingin difoto bersama. Jangan coba-coba untuk foto dulu lalu ga jadi bayar, sosok cowok MasMbak nya langsung keluar. Ada tuh bule yang dibentak karena ga mau bayar padahal foto sudah diambil. Aku sih ga ikut-ikutan foto. Aku mungkinkalah cantik dengan mereka, tapi soal keaslian, aku pasti menang, hehehe..

suasana penonton yang ingin foto dengan MasMbak🙂

Selesai nonton Alcazar Show, sebagian besar peserta diantar pulang ke hotel. Sebagian kecil, berupa bapak-bapak atau pasangan, lanjut nonton Thai Girl Show. Bibi Sembiring yang udah pernah nonton ini sebelumnya, menyarankan bagi yang belum menikah sebaiknya tidak usah nonton show ini. Aku manut aja ga ikut nonton. Harga Tiket masuknya sama dengan Alcazar Show, 750 baht/orang.

Teman sekamarku ikut nonton, hehehe.. Menurutnya, ini seperti menyaksikan skill tertentu yang dimiliki seorang wanita, ga ada hubungan dengan belum atau sudah menikah. Untung saja aku ga ikut nonton, soale pas dengar cerita Tante Yun aja dah bikin aku ngilu-ngilu😦

Sudah hampir jam 10 malam ketika kembali ke hotel. Besok kami akan kembali ke Bangkok untuk berakhir tahun di sana. Saatnya tidur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s