Trip Akhir Tahun 2011 – Bangkok (1)

Standard

@ Suvarnabhumi Airport

29 Des 2011 Selamat datang di Bangkok. Hampir jam 8 malam waktu Bangkok, akhirnya kami mendarat di Suvarnabhumi Airport. Tour Leader (TL) bilang imigrasi Bangkok termasuk ketat dalam pemeriksaan. Malam itu ramai sekali orang asing yang masuk ke Bangkok, terlihat dari panjangnya antrian di lebih dari 10 counter imigrasi. Tidak ada kendala yang berarti, bahkan tidak ada pertanyaan (dan senyum) sama sekali dari petugas imigrasinya. Dah capek kali ya mereka, hehehe..

Selepas dari imigrasi, mengambil barang bagasi dan langsung menuju pintu keluar. Di sana sudah menanti seorang wanita penyambut tamu dalam balutan pakaian khas Thailand. Wanita tersebut mengalungkan bunga ke masing-masing kami peserta tour.  Setelah itu masing-masing peserta berfoto dengan wanita tersebut. Kata Bu Sembiring ‘pintar ya mereka, setiap tamu dikasih bunga kek gini plus foto berdua, kan soorr kita rasa..’ hihihi..

Selesai acara kalungan bunga dan foto, kami naik ke bis besar yang sudah menunggu. Di dalam bis sudah menanti tour guide local kami yang bisa berbahasa Indonesia. Namanya Sukma, cowok berumur 40-an tahun. Kadang dia suka kasih cerita humor yang sering aku tidak mengerti maksudnya apa, heheh..  Salah seorang kru bis membagikan kami souvenir selamat datang, yaitu satu toples permen asam jawa berbalur gula pasir (dan ternyata di dalamnya diberi cabe sehingga diakhir kecapan terasa pedas) plus satu botol minyak angin dengan bau yang khas. Boljug…boljug..

Bis bergerak keluar dari bandara. Jalanan cukup lenggang. Aku perhatikan, banyak sekali melintas mobil bagus dengan bagian belakangnya terbuka. Bukan truk ya. Bagian belakang mobil itu mengangkut banyak barang dan orang. Jadi orang-orang itu pada tidur dan menutup badannya dengan selimut. Tapi kayaknya model bagian belakang mobil itu emang bisa dibuka dan ditutup.

Dalam perjalanan menuju hotel, kami mampir untuk makan malam di salah satu rest0 yang hanya menyajikan makanan halal.  Rasa makanannya lumayan. Buah sebagai dessert adalah semangka dan nenas. Sampai trip hari terakhir di Bangkok, dua jenis buah ini selalu muncul kala meals time tiba. Pada kesempatan ini sebagian peserta juga mengganti simcard HP mereka dengan nomor lokal Thailand yang dijual Sukma. Sangat hemat khususnya bagi pengguna Blackberry. Aku sih ga tukar simcard, tetap pake nomor Indonesia. Tapi emang terasa banget pulsa-ku cukup terkuras selama di Bangkok ^_^

Selesai makan kami pun langsung menuju hotel Twin Tower. Masuk ke lobi hotel, tampak hiasan natal yang cukup mencolok. Pohon Natal yang besar plus rumah kayu di sebelahnya. Nice. Roommate-ku selama trip di Bangkok adalah dengan Tante Ayun, yang dalam trip ini berangkat bersama dengan dua orang anak gadisnya. Bisa dibilang si Tante Cuma tidur aja di kamar, karena untuk mandi dan urusan lainnya dia lakukan di kamar anaknya, heheh..

Masuk kamar, mandi, dan akhirnya meringkuk di bawah selimut. Sempat ngobrol bentar ama Tante, tapi kami putuskan segera tidur, karena besok tour dimulai cukup pagi.

One response »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s