Lemari Buku

Standard

Aku suka membaca, semua teman dekatku tahu akan kesukaanku yang satu ini. Aku ingat saat aku SD,  ketika Bapak ngajak jalan-jalan ke mall, aku pasti minta dibeli-kan buku. Menjelang ulangtahun beberapa tahun yang lalu, ketika kado masih ’wajib’ diberi teman-teman, aku memutuskan kadonya harus buku. Agar jangan sampai mendapatkan buku yang sama, aku bikin list-nya, hahahah.. Seorang teman bahkan langsung mengajak aku ke toko buku, biar aku sendiri yang memilih buku mana yang aku ingini dan dia yang membayar😀

Bila mendengar ada Book Fair, aku usahakan datang. Pulang dari Book Fair, bisa dipastikan disertai dengan plastik berisi buku-buku. Bahkan, pernah aku bela-belain datang ke daerah palmerah sana pas istrahat siang di hari  Jumat. Seorang diri. Demi mengejar buku-buku dengan diskon yang lumayan banget🙂

Jadi ingat juga, kalo ada grand opening Gramedia baru, kan diskon 30% tuh all books, wahh.. saat-saat itu rasanya seperti ada di surga dunia. Ga sungkan nebeng bayar pake kartu kredit teman biar dapat diskon yang lebih banyak lagi, hihihihi…

Kadang, sering lebih tepatnya, ga mikir panjang untuk urusan buku. Padahal untuk menikmati buku itu, perlu waktu dan mood. Syarat akumulatif. Nah, dua hal ini yang setahun belakangan ini jarang aku miliki. Ada waktu tapi ga mood, atau pas lagi mood ga ada waktu, hehehe.. Buku yang antri untuk dibaca akhirnya bertumpuk menggunung. Terpaksa, aku ngerem hasrat beli buku apapun yang terjadi, mau sebesar apapun diskon yang ditawarkan. Aku bertekad, harus memperpendek list buku yang harus dibaca sebelum tahun 2011 berakhir.

Yes, aku berhasil tidak beli buku, tapi buku baru ku tetap bertambah. Magis? Nggak kok. Aku kan tidak bisa menolak kalo ada teman yang memberikan aku buku dengan GRATIS, hehehhe..

Untuk menampung koleksi buku (termasuk buku-buku kuliah kemaren) aku menyimpannya di 4 container plastik. Namun, sejak dua bulan yang lalu, koleksi buku-ku berpindah tempat ke lemari buku yang aku pesan khusus. Foto sebelah ini nih penampakannya😀

Sekarang, dalam perjalanan ke kantor aku manfaatkan untuk membaca. Dengan cara ini, September kemaren, aku berhasil membaca sampai akhir tiga buah novel *plok..plok..plok..*

Membaca itu candu🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s