Investasi di Surga

Standard

Hari Minggu kemaren aku menghadiri satu acara yang diselenggarakan salah satu bisnis MLM di Indonesia yang cukup terkenal. Hanya dengan membayar 40rb sebagai tiket masuk, aku mendapatkan satu buah pouch yang diklaim seharga 229rb dan bisa menyaksikan GIGI nyanyi 6 lagu secara live. Untung ya?😀

Acara registrasi molor, tapi tidak mengurangi semangat sekitar 5rb peserta untuk tetap antri menanti dengan tertib. Aku, karena dah kelaparan, memutuskan keluar antrian dan menitipkan tempat duduk pada upline-ku. Eh, aku dah ikut MLM ini, hehehhe..

Telat 1 jam dari yang dijadwalkan, acara dimulai dengan suguhan berbagai hal yang memikat mata. Mobil mewah, plesiran ke luar negeri, uang, semuanya disajikan dengan diiringi musik dan lagu menghentak yang menggoyangkan badan.

Acara ini sebenarnya merupakan ajang pengumuman dan pemberian reward terhadap peserta MLM yang sudah mencapai level tertentu. Jumlahnya ga banyak, apalagi yang mendapatkan posisi director. Sementara orang-orang disekitar aku sibuk berteriak-teriak ketika berbagai reward diumumkan, aku malah teringat dengan artikel yang aku baca saat makan siang tadi. Cara terbaik mengamankan harta benda Anda adalah dengan menginvestasikannya di surga. Wakks…

Sekilas tampak bertentangan, apalagi bila tujuan aku mengikuti MLM ini adalah memang untuk mendapatkan reward yang tadi digambarkan. Dan ucapan suami kakak upline cukup mengusik ‘wah… si ima mah ga ikut MLM aja dah ke eropa’. Benar juga.. Apa sih tujuan aku ikut MLM ini?

Dengan status-ku yang masih single dan ga punya tanggungan apapun, penghasilanku sekarang bisa dibilang cukup, bahkan mungkin lebih karena gaya hidupku yang ga macam-macam. So, bukan keadaan financial yang membuat aku ikut MLM ini.

Pengen punya waktu yang lebih banyak lagi supaya bisa membesarkan anak-anak, definitely bukan alasan, soale aku juga belum berkeluarga.

So, what was the reason?

Terus terang, aku hanya sekedar ikutan,hehehe.. sampai sekarang belum tertarik untuk menjalankan bisnis ini dengan lebih serius. Sejauh ini, aku ikut supaya bisa beli produk-produk nya dengan harga yang lebih murah. Walaupun dah beli dengan harga member, jujur saja harga produk-produk ini jauh lebih mahal dibandingkan dengan produk local sejenis yang beredar di pasaran. Perbandingannya, harga pasta gigi 75gr dengan harga member setelah discount bisa 2x lebih mahal dari produk sejenis yang dijual di supermarket.

Well, barang-barang bisnis ini emang semuanya impor, jadi wajar harganya mahal, karena pajak impor cukup tinggi dan itu pasti dibebankan kepada pembeli. Dan kualitasnya sejauh ini baik, terbukti aku cukup puas dengan berbagai produk yang aku beli.

Kemaren, aku dapat email ‘motivasi’ dari salah satu pendiri grup tempat aku ikutan bisnis ini. Kalo beliau sih memang motivasi awalnya adalah karena desakan financial. Untunglah email-nya aku baca sampe habis, karena yang ‘ngena’ di aku justru ada di akhir-akhir email. Walaupun dia dah sukses sekarang dengan mendapatkan 80 juta rupiah setiap bulan, tetapi beliau tetap tidak tanggung-tanggung saat menolong orang lain untuk menjalankan bisnis ini. Uang bukan lagi tujuan akhir, tapi kepuasan bisa menolong orang lain mendapatkan kehidupan yang lebih baik, itu yang menjadi tujuannya sekarang.

BIla itu memang yang sudah menjadi tujuan utama memiliki bisnis sampingan, aku pikir itu salah satu cara berinvestasi di surga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s