Diskon Yang Ribet

Standard

Hari Minggu kemaren, sepulang gereja aku melangkahkan kaki ke Supermarket KF untuk membeli beberapa barang kebutuhan sehari-hari. Ternyata lagi ada promo berupa diskon 50% pembelian ke-2 atas barang-barang tertentu. Salah satunya adalah produk sampo yang memang aku gunakan. Setelah memperhitungkan cost vs benefit atas promo tersebut, maka aku putuskan untuk membeli 2 buah sampo @ 160 ml. Aku juga ‘terpaksa’ memilih jenis sampo yang sama, karena dalam kartu promosi itu ada tulisan tambahan dengan pulpen ‘untuk item yang sama’. Jadi kalo dihitung-hitung, aku ‘hemat’ 25% per barang dan baru akan beli sampo lagi 5 bulan ke depan😀

Asyik berkeliling mengakibatkan perut jadi lapar. Pas juga sudah jam makan malam. Aku menuju area makanan yang ada di tengah KF. Menu makan malam pun dijatuhkan pada pempek. Selama aku menikmati pempek itu, ada lebih dari 3 orang datang ingin beli pempek tapi sayangnya tidak bisa. Apa sebab? Kuah pempeknya habis sodara-sodara, padahal persediaan pempek tampak masih banyak. Kurang bagus nih controlling-nya. Mbak pelayan dengan polos bilang ’kuahnya abis Mas/Mbak, terakhir sama Mbak itu’ sambil menunjuk aku yang lagi kepedasan nyeruput kuah pempek.

Selesai makan, aku menuju kasir untuk membayar belanjaan. Antri sejenak, lalu tiba giliranku dilayani. Aku membayar dengan kartu debit. Biasanya aku langsung memasukkan kartu dan struk belanja ke tas seketika menerimanya dari kasir. Namun kemarin itu, ntah kenapa aku ingin melihat diskon sampo yang aku beli. Sambil berjalan mendekati lift, aku mencermati struk belanjaan. Sampo yang aku beli dihitung 2x harga normal. Aku juga tidak menemukan keterangan apapun yang menunjukkan ada pengurangan harga. Lah.. di mana diskonnya?

Wah..ga benar ini. Apa aku mesti balik ke kasir lagi menanyakan diskon itu? Males banget deh jadi ’tontonan’ orang lain yang lagi di antrian. Atau direlakan saja, toh jumlahnya ga seberapa. Tapi aku nya ga rela, hehehhe..

Akhirnya aku mendatangi customer service (CS) yang ada di bagian penitipan barang. Aku ceritakan permasalahannya, menunjukkan struk dan sampo yang aku beli, lalu Mbak CS ke counter sampo memastikan promo tersebut valid. Akhirnya diskon tersebut dikembalikan dalam bentuk cash. Jumlah uangnya ga seberapa, tapi perlu waktu 10 menit untuk proses refund-nya.

Agak janggal sih kalo supermarket sekelas KF tidak memiliki sistem yang bisa langsung menghitung diskon yang diberikan kepada barang-barang promosi. Atau mungkin sistemnya ada tapi database barangnya belum selesai (saking banyaknya). Tapi apapun alasannya, tidak selayaknya pelanggan yang dibuat ribet dengan promo yang dibuat oleh penjual.

Seandainya aku baru mengetahui diskon itu tidak ada ketika sudah nyampe di kost, aku pasti tidak akan kembali untuk meng-klaim diskon itu. Uang taksi saja dah melebihi diskonnya, belum lagi waktu yang harus dibuang untuk menjalankan proses klaim. Mungkin aku tidak akan tertarik lagi dengan promo-promo serupa yang akan ada di waktu-waktu mendatang.

Teliti pembayaran sebelum pulang ^_^

One response »

  1. Hm..beberapa waktu yang lalu akupun tertarik untuk membeli sampho krn promo discount 50% utk barang kedua, tetapi bos di samping melihat bahwa belum butuh utk beli sampho..nggak jadi deh…..Hm…memang perlu ekstra untuk promo-promo yang ditawarkan ya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s