Curhat

Standard

Tuhan,

hari ini aku dengar lagi kisah sedih itu

 kisah lama yang terus berulang,

dan meski aku tak bilang,

aku yakin Engkau tahu pedihnya hatiku.

 

Elohim,

saat Kau merancang aku dalam rahim ibuku,

apakah ada seorang pria yang turut Kau siapkan untuk aku?

Yang akan menjadi temanku berbagi hidup, berbagi cerita, 

khususnya kisah sedih seperti ini.

 

Tuhan,

Engkau selalu hadir paling awal di setiap kejadian hidupku.

Namun aku ingin bertanya,

akankah beda rasanya,

saat kesedihan datang melanda,

ada seseorang yang bisa memeluk aku,

menghapus airmataku dengan jari-jarinya?

Akankah beda rasanya,

saat kebahagiaan membuncah,

ada seseorang yang akan memeluk aku,

tersenyum kala melihat di wajahku senyum yang merekah?

Atau memang tidak terlalu mencolok  beda rasanya,

tanpa ada seseorang di sampingku,

saat kesedihan dan kebahagiaan mendatangiku,

karena Engkau pasti ada di sana?

 

Dear Lord,

I just miss him.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s