MSi

Standard

Finally, I You did it. Thanks to my Elohim. Semuanya hanya karena kasih karunia. Dia memberikan kekuatan yang besar.

Beberapa minggu terakhir sebelum sidang aku sudah terbiasa melek sampai subuh, bahkan sama sekali tidak tidur. Siaran langsung piala dunia yang tayang di tengah malam kerap menjadi pihak yang menemani malam-malam terjaga-ku.

Dia sungguh memudahkan jalan, yang justru membuat aku merasa malu dan menundukkan muka. Demi menunaikan janjiku padaNya, sebenarnya Dialah yang menyelesaikan janji itu.

Aku sudah nyaris menyerah, 2 minggu sebelum deadline tesis bahkan aku sudah memutuskan untuk menyerah. Rasa malu karena tidak menyelesaikan sekolah, dalam analisaku saat itu, paling hanya 1-2 tahun. Semua orang akan bisa memaklumi. Tidak mudah sekolah dan juga bekerja di saat yang bersamaan, itu alasan yang mau aku ajukan. Orang tuaku,  keluarga besar, teman-temanku pasti akan memakluminya suatu hari nanti.

Meskipun sudah meniatkan diri untuk give up, entah kenapa di satu malam aku benar-benar tidak bisa memejamkan mata, dan parahnya lagi jantungku berdebar sangat keras. Kemudian wajah orangtuaku terutama mamak, berkelibatan di kepala. Lalu setelah itu aku tiba-tiba teringat janjiku kepada Tuhan, untuk menyelesaikan S2.

Akhir tahun 2004 aku berpikir ingin sekali melanjutkan S2, apalagi pada saat itu salah seorang teman dekat-ku sudah hampir menyelesaikan S2-nya. Aku sudah mulai browsing jurusan yang sesuai dengan pekerjaanku saat itu dan mulai menghitung berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk melanjutkan sekolah. Yang pasti aku tidak mungkin untuk meminta dana ke orangtuaku untuk membayar biaya sekolah. Aku harus membiayai sendiri. Hitung sana sini, kesimpulannya aku harus punya gaji sebesar xx untuk bisa sekolah lagi. Dan gajiku saat itu masih jauh dari xx.

Saat itu aku bilang sama Tuhan ’ Tuhan, aku ingin sekali melanjutkan sekolah, tapi ga punya dana. Aku sudah berhitung Tuhan. Aku bisa sekolah lagi kalo aku punya gaji sebesar xx. Aku janji Tuhan, kalau aku punya gaji sebesar xx aku akan sekolah lagi.’

Akhir tahun 2005 aku pindah kerja ke tempat baru, dan gaji yang aku terima melebihi xx. Namun aku baru teringat akan janjiku itu setelah satu tahun bekerja di tempat yang baru. Awal tahun 2007 aku mulai mencari informasi tentang cara pendaftaran seleksi pascasarjana di FISIP UI. Bulan Juni 2007, aku lulus seleksi dan diterima sebagai mahasiswa pascasarjana Fisip UI jurusan Ilmu Administrasi Kekhususan Administrasi Perpajakan.

Bila aku menyerah, drop out karena maksimum masa kuliah yang ditetapkan kampus (yaitu 3 tahun) sudah lewat, itu berarti aku harus mulai dari awal lagi, karena bagaimanapun janjiku padaNya harus tetap dipenuhi. Malam itu menjadi titik balik bagiku untuk kembali membuka laptop dan melanjutkan penulisan tesis.

Dalam proses inilah nyata kekuatan dan pertolonganNya melalui teman-teman dan juga para dosen. Elina mengijinkan aku tinggal 5 hari tinggal di rumahnya dan ibunya menyediakan makanan bagiku, dosen pembimbingku yang tetap meng-acc di menit-menit terakhir, sekretariat kampus yang mau kasih perpanjangan waktu sampai 2 minggu, hingga bos dan rekan kerja di kantor yang memaklumi keadaanku yang sering ijin pulang cepat dan datang telat.

Hari itu 3 Juli 2010, pukul 09.00 wib, di hadapan empat dosen penguji, aku mempresentasikan tesisku. Tidak sampai 10 menit. Menit-menit berikutnya adalah bagian para dosen mengkritisi isi tesisku. Setelah 40 menit mereka berbicara, aku dinyatakan lulus dengan revisi sana sini :) Dalam rentang waktu 50 menit di pagi itu, aku tahu  dan merasakan doa berpuluh-puluh teman untuk aku, bahkan dari hari-hari sebelumnya, agar aku dimampukan melewati sidang ini.

Sekarang, tinggal menunggu hari wisuda, lega rasanya. Tiket pesawat untuk Bapak dan Mamak sudah dibeli, bahkan sebuah kamera DSLR seken juga sudah kubeli sebagai hadiah bagi diriku sendiri😀

Satu resolusi 2010 telah tercapai, saatnya mengerjakan dan mencapai resolusi yang lainnya. Salah satunya, bawa calon menantu ke hadapan keluargaku, hehehe.. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s