Rasa Ini

Standard

Kita sudah berhasil menahan diri untuk tidak bersua satu kuartal ini. Mari kita lanjutkan keberhasilan ini hingga satu semester ke depan. Kita berdua tahu (atau mungkin hanya aku saja yang merasa tahu?) kita harus mulai dari nol lagi bila bertemu kembali.

Mencoba menghapus rasa dengan tiada bertemu, walau tiada hari terlewat tanpa dirimu di benakku, meski hanya selintas.

Rasa itu masih ada di hatiku, geloranya ada di hatimu.

Rasa yang seharusnya tidak (pernah) salah, namun terasa sebaliknya karena berada pada relasi yang tidak tepat.

Rasa ini membunuhku, pelan-pelan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s