Condolence to Eng

Standard

Tadi pagi ketika baru saja mengeluarkan laptop dari tas, seorang teman kerja datang mengangsurkan amplop coklat. Aku pikir itu amplop yang kemaren beredar untuk mengumpulkan urunan THR para OB, sehingga dengan sigap aku bilang ‘sudah kemaren’. Namun sekilas terbaca di amplop itu ‘Uang Duka untuk anak Mbak Eng’.

Deg.. jantungku terasa mau copot.

Temanku yang melihat aku shock lantas bercerita ‘iya Mbak, anak Mbak Eng yang kemaren baru dilahirkan meninggal. Ada masalah dengan tempurung kepalanya……’. Aku sudah tidak bisa mencerna lagi dengan baik penjelasan temanku  itu karena masih shock.

Aku teringat minggu lalu saat Eng mengenalkan karyawan baru yang akan menggantikannya selama dia cuti melahirkan. Dengan gembira dia bercerita bahwa tanggal 14 Sep dia akan melakukan operasi Caesar untuk melahirkan anak kedua nya ini. Walau tidak terlalu dekat dengan Eng tapi aku tidak pernah mendengar ada masalah dengan kehamilannya.

Entah mengapa aku jadi kepikiran, bila aku di pihak Eng, akankah aku sanggup untuk menghadapi kehilangan ini. Tuhan hanya mengijinkan dia dimiliki secara jasmani selama kurang dari satu hari, dalam bentuk janin selama sembilan bulan.

condolenceUntuk Eng, malaikat kecilmu sedang menari di Surga.

Penghiburan surgawi biarlah memenuhi hatimu dan juga seluruh keluargamu.

Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s