tentang dia

Standard

Hihihi… ga bsa menahan diri untuk tidak menceritakan ini.

Tadi malam, sekitar jam setengah sebelasan malam, HP ku berbunyi. ‘Dad’s HP’ tertera di layar HP. Hmm.. ada apa gerangan Babe nelpon ya? Kayaknya baru minggu lalu deh ngobrol ama Babe.

Ternyata, Mamak yang mau ngomong.

Pertanyaan itu akhirnya disinggung, setelah daku menanti sekian lama, “Ima dah punya pacar?” hahahaha…

Yang menarik, ternyata itu titipan pertanyaan dari kakak-ku yang akhirnya jadi ‘gerah’ juga melihat aku belum ada gelagat untuk membangun rumah tangga, dan menyangka aku terlalu santai dengan hal teman hidup ini. Mungkin khawatir itu akan jadi bumerang kalo kakak menanyakan langsung padaku, maka dia minta mamak sebagai mediator. Ga tau dia kalo aku dan mamak mlah ngobrolin tentang kakak, hihihii..

Jawabanku atas pertanyaan di atas dah jelas dong😀

‘belum ada Mak’

Kami akhirnya ngobrol panjang kali lebar kali tinggi tentang aku, khususnya dalam merespon pertanyaan berkaitan tentang teman hidup ini. Selama ini ortu-ku memang sengaja ga mau menanyakan hal ini karena takut kami (aku dan kakak) akan tersinggung. Aku meyakinkan mamak kalo aku fine dengan pertanyaan itu. Bahkan untuk semakin meyakinkan beliau, aku bilang kalo aku sudah pernah minta tolong Eda-ku menyampaikan pada ibu-nya (yang sangat pintar bersosialisasi itu) untuk mengingat akan aku kalo ada info kandidat pria yang masih available untuk dikenalkan padaku.  Mamak-ku takjub mengetahui kebenaran ini :))

Lanjut lagi diskusi kami dengan kriteria cocok VS tak cocok, suka VS tak suka, dan lain sebagainya. Pada akhir obrolan, mamak menyimpulkan ‘Ima jangan jadi merasa dipaksa cepat-cepat kawin ya. Tapi kalo adanya yang datang dan Ima pun suka meski sedikit, diiyakan aja. Dari suku apapun tak jadi masalah’ . Hahahah…

Pfffuiiihhh… Obrolan 30 menit itu berakhir.

Aku tidak dapat menahan senyum saat mengingat kembali diskusi dengan Mamak tersebut, dan akhirnya mengirim sms ke beberapa orang, mulai dari teman dekat sampe dengan gebetan :p

‘Huahahaa.. Barusan ditelpon mamak, yang menyampaikan pertanyaan kakak-ku ‘Mak, tanyakan dulu sama Ima, dah ada pacarnya ato blm. Bilang dia jangan santai kali. Wkwkwkwk….’ begitu isi sms-ku.

Respon yang kudapat? Macam-macam😀

“hahahha.. trus apa jawabmu Nde?” tanya Mamak Jazz dari Jambi

“kok tiba-tiba ingat mamak itu!! Yang nyuruh enggak ditanya hahahah.. jangan stress ya” jawab teman yang saat itu lagi monitor nilai jual saham

“Blg aja sudah ada di mdn..he..he..” saran seorang teman yang menyuruh aku memberi ‘harapan semu’ pada ortu :p

“Nah lho.. apa jawabanmu mpok?” seorang calon Ibu muda bertanya balik

“Wah, danger.. Kakakmu udah py calon?… Btw, sebenarnya ko udah py calon lum sih, Mpok?” respon dari kelapa gading.

“Adek jawab apa ke nyokap? Yang ditanya kakak itu dah pas banged😀 jangan santai kalilah adek, hehehhe..” jawab teman yang ngaku dirinya jauh oleh jarak bukan oleh hati, kekekekke…

“Hmm.. bilang ma kakak, bukan maksud hati santai tapi indah pada waktuNya ;)” jawab kakak-ku yang emang dikenal bijak ini.

me and you - when? :D
me and you – when?😀

Di usia yang sebentar lagi akan menyentuh angka 31 ini, sungguh melegakan aku dikelilingi oleh orang-orang yang selalu memberi dukungan (bukan memaksa) untuk hal yang bagi beberapa orang sangat sensitif ini. Bersyukur pada Tuhan untuk kalian yang hadir dalam hidupku, hadiah yang luarbiasa.

Untuk kamu  yang di sana, segera datanglah, dah dapat restu tuh, wkwkwkwk…

3 responses »

  1. He..he….berbagai respond yang muncul ya…Jadi bagaimana kabar si R itu?? Masih sibuk juga alasannya??

    Tenang dek…angkanya masih di bawah ku..koq….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s