Piknik

Standard

Jumat kemaren, aku cuti. Kesempatan ini aku gunakan untuk mencari inspirasi  di perpustakaan PGT. Seorang teman janji mo datang juga ke perpustakaan jam 3-an sore.

Aku tiba jam 1-an siang, namun sebelumnya mampir dulu sebentar di kerfor untuk beli bekal selama di perpustakaan: sekaleng milo, sebotol aqua 500ml dan satu buah roti srikaya.

Selama di perpustakaan, untuk menghindari rasa bosan, aku mengaktifkan YM. Seorang teman lama menyapa.. Ngobrol sana sini, kami sampai pada percakapan yang ‘menginspirasi’ ini:

TL   : Dah makan, dek?

Aku : Belum sih Bang, tapi tadi dah bawa bekal

TL   : Loh, kamu lagi di mana sih, pake bawa bekal segala. Piknik ya?

Aku : kok piknik sih..? *lol*

TL   : Abis bekal itu biasanya identik dengan anak SD atau kegiatan piknik

Aku : hahahaha…

Beberapa detik kemudian aku mengucapkan terima kasih ke temanku itu karena sudah mengingatkan kembali hubungan antara bekal dan piknik ini. ‘Emang kenapa?’, tanyanya.

nyaman sekali kalo bisa baca buku di sini, tanpa panas tentunya :)

nyaman sekali kalo bisa baca buku di sini, tanpa panas tentunya🙂

Aku jawab, ‘kalo pergi ke kantor, aku sering bawa bekal makan siang dari kost. Nah, bila bekal itu identik dengan piknik, maka aku bisa menganggap kerja itu sebagai piknik. So mulai besok, setiap kali aku menyiapkan bekal pagi, aku akan riang gembira, karena hari itu aku akan piknik. Wah, beban hidupku sudah sangat berkurang sekarang’

 

Piknik  5 hari seminggu, sapa yang tak mau?😉

One response »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s