Luruh

Standard

Mungkinkah ada kesedihan yang tidak berakhir selama hidup di dunia fana ini?

girl before a mirror by picasso

girl before a mirror by picasso

 

Apakah sang waktu tidak akan pernah mampu menyembuhkan hati yang terluka?

Time heals, gitu katanya.

Namun ada banyak yang memilih untuk tetap tinggal dalam kesedihan masa lalu walaupun waktu nyata-nyata di depannya menawarkan dirinya untuk meluruhkan kesedihan itu.

Aman di dalam zona tidak nyaman.

Tidakkah cukup hanya dengan waktu? Perlukah sang waktu mencari partner agar kesedihan itu akhirnya lenyap?

Atau, adakah semuanya kembali pada konsep diri saja?

*sudah.tidak.begitu.akut.lagi*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s