18 Jan 2012 Tadi pagi sebuah pesan masuk di fesbuk grup.
Sudah pulang kepada Bapa, teman kita Erny Septiana Sitinjak (alumni nav Semarang) pagi ini. Tadi malam operasi melahirkan bayinya. Bayi laki-laki masih dalam perawatan intensif (usia 36 mg).
Deggg.. aku terkejut sangat, membeku sesaat. Kak Erny Sitinjak meninggal? Aku baca sekali lagi, takutnya aku salah baca. Tapi benar, cuma ada satu orang di Nav Semarang yang punya nama itu. Aku bbm Anse yang juga kenal beliau. Dia malah baru tahu dari aku. Memang benar, Kak Erny yang sangat ramah, lembut dan baik hati itu sudah pulang ke rumah BAPA yang kekal hari ini.
Airmataku menetes. Berbagai kenangan bersamanya melintas. Aku masih ingat bagaimana dia menyemangati aku untuk menyelesaikan tesisku. Aku masih ingat bagaimana dia cerita adalah sebuah miracle dia bisa cepat meraih gelar Master mengingat jadwal kerjanya yang begitu padat. Aku masih ingat masak bareng dengan Kak Erny saat ber-wiken ria di Puncak bersama teman-teman Eben.
Sudah lebih 2 tahun dari sejak kami terakhir bertemu. Aku bahkan tidak tahu dia sudah menikah dan tinggal di Medan. Jadi, benar-benar shock aku mendengar kabar duka ini
Bukan hanya aku, berpuluh-puluh orang lain yang pernah mengenal dia juga merasakan keterkejutan dan kesedihan mendalam. Ini terbaca dari banyak comment di milis Nav yang aku ikuti. Tidak ada yang menyangka Kak Erny pergi secepat ini (umur 36 tahun). Aku tidak bisa membayangkan bagaimana dalam kesedihan suaminya dan keluarga besarnya. Mereka mungkin tidak pernah mempersiapkan diri untuk kehilangan Kak Erny di saat-saat sedang bersiap menyambut kedatangan sang bayi kecil.
Selamat jalan Kak Erny. Airmata kembali menggenang setiap kali membaca kesaksian teman-teman tentang Kakak di milis Nav hari ini. Aku berdoa kiranya penghiburan surgawi menguatkan suamimu dan keluargamu melewati masa duka ini. Semoga bayi laki-lakimu bisa tumbuh sempurna dan mewarisi kebaikan hatimu.
Sampai ketemu lagi, Kak..


iya kak,..sedih bgt dengarnya..sampe siang aq msh ga percaya dan berharap salah info..tnyata memang si kakak yg ceria itu yg berpulang… agak sesak rasanya..
Dia benar2 penyemangat yg tulus.. huff..
Moga bayinya tumbuh sehat, dan kluarga diberi penghiburan yaa…
Tugasnya sudah selesai ternyata…
Baru sekali ketemu ka erni waktu SBT d Bogor. Sangat berkesan dan terkenang saat2 bersamanya. Sosok pemimpin yg baik, ceria dan semangad. Semoga jiwanya tenang di sisiNya dan keluarga diberi kekuatan.